Ketika Manusia diperbudak oleh Teknologi



Manusia modern barangkali menginvestasikan separuh nyawanya 
di layar.

Bayangkan bila semua gadget kita rusak. kita akan jadi 
bingung sendiri. Mau diservis, uang terbatas. Nggak di 
servis, bisa menghambat kerja karena barang-barang saya 
yang rusak itu adalah barang-barang penting untuk 
kelancaran kerja dan kelancran informasi kita.

barang-barang penting macam hp, laptop, dan lain-lain
coba bayangkan kalau barang  itu kita rusak bagaimana kita 
ngobrol sama kawan, bagaimana kita cari informasi tentang  
Dunia luar, Cari bahan kuliah, Oc lah kita bisa mencari 
tugas kuliah hanya lewat buku saya kira kurang lengkap 
kalau hanya lewat buku, krna referensi dibuku bersifat 
terbatas, otomatis kita sebagai mahasiswa mencari tugas 
kuliah pasti melalui internet.

Judul postingan ini:
Ketika Manusia diperbudak oleh Teknologi

Tidak di pungkiri lagi bahwa Perkembangan gadget di 
Indonesia sangat mengalami perubahan/perkembangan yang 
sangat pesat, bandingkan saja pada jaman dahulu, handphone 
jadul hanya bisa digunakan untuk telpon dan sms saja, 
bentuknya pun sangat sederhana.

Hari ini Apa yang kita nikmati? handphone serba canggih, 
tidak perlu saya jelaskan lagi canggihnya bagaimana, yang 
pasti dari anak kecil ampai orang dewasa sedang menikmati 
teknologi ini. 

Tetapi dengan teknologi yang serba canggih kita tidak 
sadar bahwa kita telah diperbudak oleh sebuah teknologi, 
kita tahu bahwa teknologi bisa membawa manusia akan 
determinasi teknologi hingga merusak kehidupan sendiri, 

Bukan hanya itu, kecanduan pada teknologi juga akan 
mempengaruhi kepribadian seseorang, dan bahkan membuat si 
pecandu tidak memperhatikan kesehatannya sendiri. karena 
kecanduan teknologi akan berdampak pada diri kita sendiri 
dan lingkungan, mungkin yang paling menonjol adalah dalam 
menjalani kehidupan sehari-hari, 

salah satu contoh :
anak-anak kita lebih asyik bermain game di PS atau 
komputer dan menjelajahi internet, ketimbang bermain petak 
umpet ataupun mengendarai sepeda ontel dengan teman-
temannya. 

Tidak jarang juga kita melihat anak-anak sekolah 
dasar yang sudah dibekali dengan telepon genggam oleh orang 
tuanya, meninggalkan sebuah pertanyaan besar bagi setiap 
orang tua mengenai seberapa besar teknologi telah 
mengontrol anak-anak kita. 
anak akan lupa Sholat, belajar,  gaji, makan atau terlambat 
sekolah karena keasyikan bermain gadget”

Semua teknologi yang kita gunakan ini hanyalah suatu ilusi,
Komunitas, persahabatan, rasa kebersamaan pelan-pelan menghilang
karena kita tidak punya watu banyak bersama mereka kita sibuk dengan dunia sendiri.

ketika kamu beranjak dari perangkat khayalan itu kamu 
tersadar dan melihat dunia yang membingungkan.
Dunia dimana kita diperbudak oleh teknologi yang kita 
ciptakan dimana informasi diciptakan oleh orang-orang kaya 
rakus.

Dunia yang dipenuhi kepentingan pribadi, pencritaan, 
promosi diri dimana kita memberikan bagian terbaik kita 
tanpa menggunakan perasaan.
Jadi, alihkan perhatian dari telponmu matikan layarnya
hidupkan lingkungan sekitarmu ciptakan hari yang indah.

marilah kita manfaatkan sebaik mungkin perkembangan teknologi ini dengan 
baik, marilah kita manfaatkan teknologi ke arah yang lebih 
positif dan jangan biarkan dirimu ditindas atau diperbudak 
teknologi karena sejatinya teknologi yang sekarang 
adalah teknologi yang dibuat manusia, dimana ciptaan tidak 
dapat mengatur pencipta, tapi penciptalah yang akan 
mengatur ciptaan...

Selamat menjalani kehidupan baru....

loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

4 komentar:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
    Replies
    1. This comment has been removed by the author.

      Delete

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger