Fakta Terbaru tentang Afif Terduga Pelaku Teror di Sarinah

Fakta terbaru tentang Afif terduga pelaku teror di Sarinah

Aksi pengeboman dan penembakan di kawasan Sarinah, Jalan Thamrin MH, Jakarta menyisakan luka yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Dengan santainya, mereka para terduga teroris melakukan aksi pengeboman dan juga penembakan di sekitar tempat kejadian.
ia adalah ialah Afif atau Sunakim. Dengan menggunakan kaos oblong hitam Alif terlihat sangat santai mengacungkan dan menembakkan senjata api miliknya.

Aksi Afif ini terekam dalam beberapa jepretan kamera, usai melakukan penembakan Alif langsung mengarah ke parkiran di kafe Coffee Starbucks. Dirinya sempat terlihat melemparkan bom tangan yang mengarah ke aparat kepolisian di Jalan Thamrin MH.

Berikut ulasan kami terkait sosok Afif:

1. Sering berpindah tempat tinggal

Afif atau yang sering disebut Sunakim diketahui pernah tinggal di Dusun Duren RT 16 RW 05 di Desa Duren, Kecamatan Klari, kerawang Jawa Barat. Dia tinggal di daerah itu sejak tahun 2000 lalu.

Afif diakui bukan asli warga Karawang melaikan ia seorang warga Subang, Jawa Barat. Pertama kali tiba dirinya menetap di Pondok Pesantren Miftahus Saadah. Kemudian tahun 2007 hingga 2009 ia kerap berpindah kontrakan di sekitar daerah Duren Desa.

Menurut Kepala Desa Duren, Abdul Halim, pada tahun 2007, Afif memperoleh KTP sebagai warga Desa Duren, dan kemudian pada tahun 2008 pindah ke Dusun Puri Kosambi.

2. Orangtua ini ngaku keluarga Afif

Pasangan suami istri Jen (59) serta Mur (50) warga Dusun Kalensari, Compreng, Kabupaten Subang itu mengaku, jika Afif adalah anak pertamanya yang berhasil dilumpuhkan aparat kepolisian saat beraksi.

Wajah Afif pertama kali muncul melalui media sosial, Dia terlihat dengan santai melakukan penembakan dan menodongkan senjata api miliknya kepada orang-orang di sekitar lokasi kejadian hingga terjadinya korban.

(Orang tuanya) mengakui Bahwa Afif adalah salah satu pelaku teroris bom Sarinah," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Sulistyo Hartono Pudjo  pada wartawan.

Sekarang ini polisi masih mendalami keterangan pasangan suami istri tersebut. Selain dari itu mereka akan dibawa ke Jakarta untuk memperlihatkan jenazah pelaku yang lumpuh saat beraksi. "Rencananya akan di antar ke RS Polri utk mengidentifikasi jenazah pelaku teror ini," ungkapnya.

Informasi dihimpun Afif adalah anak didik dari Sulaiman Aman Abdurahman orang yang mengklaim sebagai Amir ISIS di Asia Tenggara. Polisi pun sudah memastikan ISIS bertanggung jawab atas aksi teror yang telah menewaskan tujuh orang dalam insiden yang paling mengerikan tersebut.

3. Alif dinilai sosok baik dan mudah bergaul

Mantan tetangga Afif alias Sunakim di Dusun Duren RT 16 RW 05 Desa Duren, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat, Diah menilai yang bersangkutan merupakan sosok yang baik serta rajin.

Afif juga dinilainya orang yang taat ibadah. Salah satunya ia kerap menyelenggarakan pengajian. "Orangnya juga mudah bergaul sama warga asli sini, jadi sudah kenal semua sama Afif mah, kata Diah.

Selama mengontrak, Afif juga membawa istrinya sehingga memiliki anak. "Pokoknya enggak tidak menyangka kalau dia bisa ikut teroris," terangnya. Selama tinggal di Karawang Afif mendapat KTP dengan Nomor Induk kependudukan "NIK" 1017030501810008. Namun karena tidak diperpanjang untuk terdaftar dalam registrasi ulang E KTP, KTP-nya tidak berlaku lagi.

4. Warga tolak Afif dimakamkan di Subang

Sebagian warga dari Dusun Kalen Sari I, Desa Sari Kalen, Kecamatan Compreng, Subang, menolak jenazah Sunakin atau yang sering disapa Afif, terduga pelaku teror Sarinah dimakamkan di kampung tersebut. Padahal, kampung itu merupakan tempat kelahiran Afif.

"Iya, ada sebagian warga yang menolak jenazah Afif dimakamkan di kampung kami," ujar Enda, Kepala Dusun setempat di kediaman orang tua Afif di kampung itu, Sabtu (16/1).

Enda mengatakan sebagian warga beralasan, Afif telah mempermalukan desa tersebut. Apalagi, wajah Afif terpampang jelas sedang menenteng senjata dalam bidikan kamera.

Nah, Itulah Fakta terbaru tentang Afif terduga pelaku teror di Sarinah, sampai jumpa lagi dipostingan selanjutnya.
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger