Inilah Rahasia Kesuksesan Album Bergek

Inilah Rahasia Kesuksesan Album Bergek

Suksesnya penyanyi Aceh dan komedian Aceh, Zuhdi atau yang lebih dikenal dengan nama Bergek masih terus tanda tanya besar bagi pembisnis lagu dan musik di Aceh. Bergek saat ini bukan saja sukses dalam produksi album saja. Namun bergek saat ini juga sibuk menyelesaikan agenda konser beberapa daerah di Aceh.

Saat ditemui oleh Habadaily.com, Bergek bercerita tentang sukses albumnya tidak terlepas dari bantuan banyak pihak. terutama dari pembuat musik, lirik, rumah produksi dan juga tim promosi.

Biodata Bergek

Edo KTB, pembuat lirik lagu Bergek mengakui, lagu-lagu Bergek saat ini merupakan sebuah ciri khas musik dan aliran baru yang berhasil di ciptakan sendiri. Salah satunya album Bergek yang sangat populer adalah "Suet Baje Jeih Bloe".

Timbulnya ide tentang merilis album "Suet baje jieh bloe" karena terispirasi dari sebuah kejadian nyata dakwa-dakwi yang pernah terjadi di salah satu tempat di Kutablang. Mohon Maaf, kami bukan bermaksud menjiplak kejadian tersebut ataupun mempublikasikan kejadian itu, tapi hanya terispirasi saja karena saya melihat sangat populer di youtube," kata Edo KTB, Pada minggu (14/02/2016).

Kata Edo, bukan hanya itu saja, dia juga membenarkan jika sejumlah lirik lagu Bergek yang dibuatnya tak terlepas dari jiplakan dari lagu-lagu terbaik India. (Saya membuat lirik dalam irama India) karena irama India lebih peka di telinga masyarakat Aceh pada umumnya, lagipun nada yang paling disukai oleh orang-orang Aceh umumnya merupakan nada dari minor serta irama agak sedikit ada melayunya," jelas Edo.

Terlepas dari itu semua, berkat bantuan dari kawan-kawan yang saling berbagi ide seperti lirik "boh hate" serta di bantu juga dibantu oleh "Vahlefi Putra" atau yang kerap disapa denagn PALE KTB . "Alhamdulillah membuahkan hasil yang cukup maksimal, sehingga penjualan albumnya mencapai ratusan ribu keping," ungkapnyanya.

Sementara itu, selian mengarah ke arah India, banyak ide-ide lain yang tergolong baru dibelantikan musik tanah rencong, dimana lagu bergek dicampur dengan bahasa Indonesia. Ide mencampurkan bahasa Aceh dan bahasa Indonesia, dari komentar-komentar ngetren di facebook, seperti kata-kata "Abang begitu orang nya dek". 

Saat itu saya timbul ide menarik kalau kata-kata seperti ini kita kaitkan dengan bahasa Aceh jika di nyanyikan oleh Bergek akan menghasilkan lirik yang sangat bagus. tutupnya.[acl]

Sumber:http://habadaily.com/

Lihat Juga Artikel menarik lainnya:
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger