Tunggakan Listrik Aceh Capai Rp87 Miliar, PLN Minta Pemerintah Sadar

Tunggakan Listrik Aceh Capai Rp 87 Miliar, PLN Minta Pemerintah Sadar

BANDA ACEH – Manajer Bidang Perencanaan PLN Wilayah Aceh yaitu Arif Mudhari, mengatakan bahwa tunggakan pembayaran listrik di seluruh wilayah Aceh mencapai Rp 87 miliar.

Banyak sekali yang menunggak pembayaran, padahal sumber pendapatan PLN dari pembayaran listrik,” ungkap Arif usai memenuhi panggilan di ruang rapat Komisi III DPRA Banda Aceh baru-baru ini seperti dilansir Waspada Online, Rabu 18 Mei 2016.

Tunggakan Listrik Aceh Capai Rp87 Miliar, PLN Minta Pemerintah Sadar

Pertemuan antara pihak PLN dengan Komisi III DPRA membidangi keuangan dan investasi di Aceh, untuk menyahuti permintaan masyarakat perihal kondisi kelistrikan di Aceh. Arif menyadari bahwa pelayanan mereka belum maksimal, tetapi memohon agar masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota sadar membayar listrik karena digunakan untuk menunjang kinerja operasional.

Sekretaris Komisi III DPRA, Sulaiman, meminta kepada manajemen PLN menggunakan cara-cara pendekatan kepada kabupaten/kota untuk pembayaran. Mengenai pemadaman, Bimo Samodro selaku Manajer Teknik PLN Wilayah Aceh juga mengungkapkan pemadaman yang terjadi di Aceh disebabkan oleh pembangkit listrik di Nagan Raya mengalami gangguan dan pemeliharaan.

Saat di lakukan pemeliharaan pembangkit di PLTU Nagan Raya, ada satu pembangkit listrik yang sedang mengalami gangguan, sehingga pasokan listrik sangat bergantung dari Perta Gas Arun di Lhokseumawe,” ungkapnya sambil komit pasokan listrik di Aceh normal selama Ramadhan.
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger