Zakaria Saman: Bendera, Ambil Lempar ke Parit Saja

Zakaria Saman: Bendera, Ambil Lempar ke Parit Saja

Mantan menteri Pertahanan GAM yaitu Zakaria Saman yang atau yang lebih dikenal dengan ‘Apa Karya’ kembali berkomentar tentang perihal bendera Bintang Bulan sebagai bendera Aceh yang saat ini mencuat dan santer dibincangkan kembali di Aceh.

Zakaria Saman: Bendera, Ambil Lempar ke Parit Saja

Menurut Zakaria Saman, bendera bukanlah hal terpenting yang harus diurus legislatif atau eksekutif di Aceh saat ini. Soal kesejahteraan rakyat Aceh jauh lebih penting daripada persoalan tersebut, ungkap Apa Karya.

Hal tersebut disampaikan Apa Karya saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia yang bertempat di Meunasah Manyang Pagar Air, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada hari Selasa (10/5). Kedatangan Zakaria Saman dalam rangka silaturahmi yang disambut langsung oleh Pemimpin Umum Harian Serambi Indonesia yaitu H Sjamsul Kahar, Sekretaris Redaksi Bukhari M Ali dan Waredpel Zainal Arifin, serta Redaktur Polkam, Yocerizal.

Bagi lon, bendera kon hana galak, tapi ureung Aceh utamakan pruet ilee. Keupeu bendera meunyoe pruet masyarakat Aceh mantong deuk, kon tacok tatiek lam parek keudeh/Saya bukan tidak suka dengan bendera, tapi orang Aceh harus kita utamakan dulu masalah perut "kesejahteraan"-nya. Untuk apa bendera kalau orang Aceh masih lapar, ambil lempar ke parit saja,” ungkap Apa Karya.

Terkait permintaan Wakil Presiden Jusuf Kalla agar bendera Bintang Bulan diubah, Apa Karya mengungkapkan memang itu adalah hal yang harus dijalankan, karena ada undang-undang yang mengatur persoalan tersebut. Apa Karya yakin, perihal bendera Aceh akan terus berpolemik jika tidak mau diubah sedikit pun seperti permintaan wakil presiden JK. “Jakarta pasti han dibie meunyoe hana tatem taubah, aleuh nyan jak tanyoe ta ubah nyoe ta ubah jeh, man nyan kon ka lagei buet aneuk miet. Man kiban chit, bek lei that tapike soai nyan, yang penteng masalah kesejahteraan dilee,” sebut Apa Karya.
sumber: zonadamai.com
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger