Mendagri: Perda Jilbab Aceh Melanggar HAM, Harus Dicabut

Mendagri: Perda Jilbab Aceh Melanggar HAM, Harus Dicabut

Menteri Dalam Negeri "Mendagri" Bapak Tjahjo Kumolo akan mencabut peraturan daerah yaitu (perda) yang dianggap berpotensi menimbulkan pelanggaran Hak Asasi Manusia "HAM" dan Undang Undang seperti perda kewajiban menggunakan Jilbab untuk wanita di Aceh. Mendagri Tjahjo menganggap perda kewajiban Jilbab bagi setiap wanita di Aceh melanggar Hak Asasi manusia "HAM", mengingat tidak semua wanita di Aceh beragama Islam.

Mendagri: Perda Jilbab Aceh Melanggar HAM, Harus Dicabut

Pemda Aceh mengeluarkan aturan wajib menggunakan jilbab bagi setiap perempuan yang ada di aceh, sementara masyarakat di Aceh ada juga yang beragama non muslim. ” tutur Tjahjo sebagaimana dilansir inilah, pada hari selasa(23/2/2016).

Sebelum melakukan pencabutan perda Jilbab di Aceh, kementerian dalam negeri akan meminta pemerintah Aceh untuk memgoreksi kembali perda itu. Kalau batas waktu sampai gubernur belum melaksanakannya, yaaa Kemendagri punya salinannya, langsung kami coret, ada kewenangan tapi kami menghargai daerah Aceh,” tegas Tajhjo. [islamedia/mh]

Artikel Terkait:
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

4 komentar:

  1. Aceh berbeda dengan daerah lain di Indonesia.
    Dengan pernyataan begitu pun Mendagri akan dipertanyakan kapabilitasnya sebagai menteri apalagi sampai mencabutnya.

    ReplyDelete
  2. Kurang kerjaan kemendagri,,, masih banyak urusan dalam negri yang harus diperbaiki, @mahlil pedrosa:jangan jadi proVokator kaya gak ada kerjaan lain aja.....

    ReplyDelete
  3. Aceh ni udah lama mendirikan sariat islam sebelum km lahir. Semenjak pertama masuk nya islam keaceh pada tahun 625 m. Oleh sahabat nabiibnu bin mas'ud,sampai kerajaa aceh sampai sekarang udah menegak kan sariat islam. Jd jangan cobak memutuskan perkara memakai jelbab melanggar ham. Berarti anda sama aja dengan orang yg menentang ajaran agama islam. klou orang non muslim wajib menghormati undang undang yg di terapkan oleh pemerintah aceh.

    ReplyDelete
  4. Pak mendagri UU tersebut hanya dikhususkan bwt wanita yg beragama islam saja bkn utk perempuan yg non muslim..

    ReplyDelete

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger