Aparat Desa Aceh Tamiang Training Ke Bali, Muncul Foto Dengan Cewek Berbikini

Aparat Desa Aceh Tamiang Training Ke Bali, Muncul Foto dengan Cewek Berbikini

Publik Aceh Tamiang dihebohkan dengan munculnya beberapa foto para datok se-Kecamatan Manyak Payed yang sedang melaksanakan rekreasi disela-sela kegiatan diklat perihal pelaporan keuangan dana "gampong" desa.

Keberangkatan sebanyak 67 perangkat desa "datok penghulu-kepala desa" dari 36 desa se Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang yang kabarnya untuk training pelaporan keuangan mendadak heboh di netizen, sejumlah foto yang beredar bersama perempuan berbikini beredar di internet. Sabtu, 23 Juli 2016

Dikutip dari TEMPO.CO, Camat Manyak Payed Wan Irwansyah mengungkapkan sebanyak 67 perangkat desa "datok penghulu-kepala desa" dari 36 desa ke bali bertujuan untuk menghadiri training pelaporan keuangan dana desa "Gampong" dengan kata lain adalah untuk peningkatan sumber daya manusia para aparat Desa, sejak 18-23 Juli 2016.

Adapun dana yang dipakai untuk kegiatan tersebut, ungkap Camat, bersumber dari dana alokasi dana Gampong "desa" (ADG) sebesar 27 juta lebih untuk satu desa saja, kegiatan itu diselenggarakan Pusat Studi Pembangunan Daerah "PSPD" pimpinan John Heri.

Diklat datok, Geuchik, Kepala Desa terkesan begitu asyik, bertambah indah lagi dengan beredar beberapa foto yang diduga anggota rombongan tersebut berpose ria dengan sejumlah perempuan berbikini di bali.

Inilah hasil studi banding orang ini ke Bali, tulis akun Facebook Bahrany Antami | Sumber Foto Lintasaceh.com




Sejumlah lelaki bersama dengan wanita berbikini yang diduga bagian dari rombongan Datok yang katanya menghadiri training di Bali berpose ria. Kepergian sebanyak 67 perangkat desa (datok penghulu-kepala desa) dari 36 desa se-Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang menggunakan dana desa sebesar 27 juta lebih perdesa | SUMBER: foto lintasaceh.com


Uniknya lagi, kegiatan yang katanya berhubungan dengan dana "gampong" Desa tidak diketahui oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat "BPM" setempat sebagai lembaga yang sangat berperan dalam menyukseskan pelaksanaan dana desa.  “Tak ada surat apapun kepada kami,” ungkap Sekretaris BPM Aceh Tamiang Bustaman sebagaimana yang dirilis oleh Tempo.co.

Seorang kepala desa di Langsa yang mengomentari soal ini, ia meminta masyarakat atau para pihak yang berkepentingan mengusut tuntas penggunaan dana publik ini, harus memeriksa sampai detail termasuk lembaga penyelenggara.
Sumber: www.lintasatjeh.com, www.acehbaru.com

Baca Juga:

loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger