Janda 3 Anak Ditangkap Sedang M35um dengan 4 Pemuda di Hutan Aceh

Janda 3 Anak Ditangkap Sedang M35um dengan 4 Pemuda di Hutan Aceh

Portalfia.com, Abdya – Baru saja berkenalan melalui handphone, HR (41), janda tiga anak yang berasal dari Keudeh Siblah, Kecamatan Blangpidie, langsung saja mau diajak jalan oleh MW (30) , TJ (27), RH (22), serta S (24). Pungkasnya, pada hari Minggu (10/7), perjalanan mereka akhirnya bermuara di Markas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah "Satpol PP dan WH" Aceh Barat Daya "Abdya" setelah mereka berM35um ria di sebuah pondok di dalam hutan.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (8/7), sekitar jam 23.15 WIB, keempat warga Seunaloh itu membuat janji dengan HR Via HP, untuk bertemu di jembatan Lhok Kareang, Seunaloh. Setelah waktu yang mereka sepakati tiba, mereka pun bertemu di jembatan tersebut. Pada saat itulah, HR dibujuk oleh RH bersama rekannya untuk pergi ke sebuah pondok.

Sampai di lokasi dituju, RH membujuk janda yang memiliki tiga anak itu naik ke atas pondok. Sedangkan MW, TJ, RH, dan S, ditugasi untuk menjaga kondisi keamanan di tempat itu.

Sekitar pukul 01.30 WIB Sabtu (9/7), tiba-tiba sekolompok warga menyerbu tempat HR dan RH mamadu kasih. Melihat kondisi itu, MW, TJ, dan juga S berusaha melarikan diri. Namun, sejumlah warga terus saja mengejar hingga pada akhirnya keempat pemuda tersebut bersama HR tertangkap juga. Akhirnya Mereka digiring ke sebuah mes selanjutnya menuju masjid.


Setelah diinterogasi oleh aparat desa, ternyata mereka tidak melakukan hubungan badan karena pada saat itu HR sedang dalam keadaan Haid. Namun, HR sempat mengaraoke (oral s3X-red) RH. Dan di pondok tempat mereka M35um juga ditemukan mani. “Kami belum bisa memegang omongan lisan dari aparat desa karena belum menerima surat pelimpahan dari desa setempat untuk memeriksa mereka” Ungkap Kasat Pol PP dan WH Abdya, Riad, kepada Prohaba, pada Minggu (10/7).

Baca Juga:

Menurut Ia, perbuatan HR beserta empat teman kencannya tersebut telah melanggar qanun jinayah tentang khalwat. Karena saat pada saat itu, mereka berada di tempat tertutup atau tersembunyi. “Kasus tersebut sudah diupayakan penyelesaiannya di desa. kami belum bisa memproses sebelum adanya surat dari desa. Kami akan menunggu 1×24 jam,” ucap Riad.
sumber: harianmerdeka.com
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger