Mengejutkan, Bupati Cantik Ini Terlibat Korupsi Rp 24 Miliar

Bupati Cantik Ini Trlibat Korupsi Rp 24 Miliar

Portalfia.com, Makassar - Direktorat Reserse Kriminal Khusus "Dit Reskrimsus" KaPolda Sulsel telah menetapkan dua tersangka kasus korupsi proyek Dana Insentif Daerah "DID" di Kabupaten Luwu Utara "Lutra sebesar 24 miliar, dana tersebut bersumber dari Angaran Pendapatan Belanja Negara "APBN" tahun 2011.

Kedua tersangka tersebut adalah Agung yang  merupakan Pejabat Pembuat Komitmen "PPK" dan juga Sariming yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra yang bertindak sebagai Pengguna Anggaran (PA).

"Keduanya telah kita jerat Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 yang telah diubah dengan menjadi UU Nomor 20 tahun 2001 tentang tindakan pemberantasan korupsi," ungkap Kepala Subdit 111 Direktorat Reserse Kriminal Khusus "Dit Reskrimsus" Polda Sulsel, AKBP Adip kepada Liputan6.com di ruang kerjanya, pada Kamis (14/7/2016).

Akibat perbuatan kedua tersangka tersebut telah menimbulkan kerugian Negara. Berdasarkan perhitungan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan juga Pembangunan "BPKP" Sulsel, kerugian ditaksir senilai Rp 3,6 miliar.

Bupati Cantik Ini Trlibat Korupsi Rp 24 Miliar

Melibatkan Bupati Cantik?
Mega proyek tersebut dikabarkan telah melibatkan sejumlah pejabat pemerintahan daerah di Kabupaten Lutra, Sulsel. Salah satu nama yang sering disebut-sebut diduga terlibat yakni bupati cantik yang bernama Indah Putri Indriani.

Hal tersebut diungkapkan oleh seorang tersangka dalam kasus ini, Agung. Dia tak mempermasalahkan jika ia ditetapkan sebagai tersangka. Namun dia menyesalkan atas sikap tak adilnya penyidik Dit Reskrimsus Polda Sulsel yang menutupi keterlibatan sang bupati cantik.

Baca juga:
Kan sangat aneh saya ditetapkan sebagai tersangka karena melaksanakan kegiatan yang tidak benar, Tapi yang membuat rencana kegiatan, proses lelang, penyusunan harga,  hingga pengaturan siapa rekanan pemenang, itu semuanya dia "Indah" yang melakukan. Kok nggak diseret?" keluh Agung. Agung juga berharap kepada penyidik tidak tebang pilih dalam pengusutan kasus ini.
Sumber:liputan6.com
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

0 komentar:

Post a Comment

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger