Terharu, Mengenang Kisah Baik Erdogan Saat Mengunjungi Korban Tsunami Aceh Pada Tahun 2005

Terharu, Mengenang Kisah Baik Erdogan Saat Mengunjungi Koban Tsunami Aceh Pada Tahun 2005

Portalfia.com, Presiden Turky sekarang Recep Tayyip Erdogan pada saat itu masih menjabat sebagai PM Turki, 6 Februari 2005 silam Erdogan melakukan peninjauan untuk melihat lebih dekat bagaimana dahsyatnya gelombang tsunami yang memporak-porandakan Aceh,  Recep Tayyip Erdogan pada saat itu masih menjabat sebagai PM Turki, beliau mengungjungi aceh "NAD" untuk meninjau langsung lokasi pasca bencana gempa dan tsunami yang terjadi pada tanggal 26 desember 2004 silam. Erdogan berkeliling Aceh bersama Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah.

Kedatangan tamu penting negara Turki itu membuat bandara Sultan Iskandar Muda Banda Aceh tampak ramai. Bahkan, penjagaan ketat dari aparat keamanan TNI terlihat di sekitar bandara. Situasi itu terjadi terkait dengan adanya kunjungan tamu negara yaitu Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan pada saat itu.

Wartawan luar negeri dan wartawan dalam negeri pun terlihat sibuk meliput kedatangan presiden turki sekarang ini. Recep Tayyip Erdogan dan rombongannya tiba sekitar jam 11.50 WIB dengan menumpang pesawat kenegaraan  dengan jenis Airbus A-310. Kedatangan Recep Tayyip Erdogan disambut oleh Menteri Sosial saat itu Bachtiar Chamsyah dan juga Menko Kesra Alwi Shihab. Dari beberapa agenda di Aceh.

Baca juga:
Bantuan Kemanusiaan
Selama kunjungan Recep Tayyip Erdogan ke desa Lhoknga banda aceh, Erdogan mengatakan  yang bahwa Negara Turki ‘memiliki satu tugas kemanusiaan dan Islami untuk mengabdikan diri di sini "ACeh".

“Kami ingin melihat di sini "ACEH" memiliki perumahan, sekolah, panti asuhan yatim-piatu dan juga rumah-sakit– kami akan lakukan apa saja untuk membantu Aceh,” kata Erdogan, Pada saat itu memang Aceh sedang dalam keterpurukan, Rumah, sekolah dan seluruh gedung2 rata akibat bencana tsunami Aceh.

Negara Turki menjanjikan bantuan kemanusiaan dengan sebesar AS,25 juta. Misi Masyarakat Palang Merah Bulan Sabitnya itu telah tiba 10 hari lalu setelah terjadinya gempa bumi 26 Desember 2014, untuk mendirikan klinik di Banda Aceh. Mereka juga mengirimkan 15.000 ton makanan dan bantuan lainnya dan juga turki pada saat itu berencana mensponsori pembangunan kembali 1.000 rumah untuk para korban tsunami Aceh.

Bantuan dari Turki itu telah mengundang simpati dari seluruh warga Aceh. “Banyak juga warganegara lain yang datang, namun hanya Turki yang tinggal di hati orang aceh, Turki merupakan negara Islam jadi kami lebih bahagia menerima bantuan dari mereka,” kata Haji Maimun yang merupakan seorang pejabat penanggulangan bencana Indonesia. (is/wpd/cha), Sumber: www.hidayatullah.com
loading...

Artikel Portal Fia Lainnya :

1 komentar:

  1. aceh adalah negara islam juga pada saat kesulthanan. jadi turki dan aceh adalah satu hati dalam keagamaan islam.ALLAHU AKBAR

    ReplyDelete

Copyright © 2016 Portal Fia | Powered by Blogger